Aku sangat ingin menyapamu
Lama sudah suara ini terdengar jauh
Kata itu terhenti di ujung lidah
Sampai serasa mencekik kehidupanku
“Hai”
Hanya itu yang ingin kuucapkan
Namun keangkuhan kau bangun setinggi gunung
Tiada mampu aku merengkuhnya
Mengapa bukan kau saja yang memanggilku
Dengan suara lirihmu seperti biasa
Kuingin mendengarnya meski samar
Di tengah pikuknya hujan sore ini
15.20
24112008
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 Agustus 2009
Sore Ini
Sore ini cukup mendung, Teman.
Apakah hujan akan turun kali ini?
Tolong tanyakan padanya, ya?
Aku ingin menitipkan pelangi.
Teman, mendung makin gelap saja.
Angin juga ikut menyambangi.
Adakah kau mengundangnya datang?
Aku sedang tidak ingin menemani.
Sore ini aku hanya ingin pulang.
Bukan untuk berkelung.
Hanya sekadar berbincang.
Bersama mendung.
(hampir setengah empat sore)
15 april 09
Apakah hujan akan turun kali ini?
Tolong tanyakan padanya, ya?
Aku ingin menitipkan pelangi.
Teman, mendung makin gelap saja.
Angin juga ikut menyambangi.
Adakah kau mengundangnya datang?
Aku sedang tidak ingin menemani.
Sore ini aku hanya ingin pulang.
Bukan untuk berkelung.
Hanya sekadar berbincang.
Bersama mendung.
(hampir setengah empat sore)
15 april 09
Selasa, 08 Agustus 2006
aku awali hari ini dengan semangat.
sungguh, aku ingin bersemangat.
namun, menjelang tengah hari malah terkacaukan ...
dengan rajukan, tuduhan ...
sungguh, aku tidak butuh itu.
sudahlah ...
kutarik napas panjang dan dalam,
sebelum akhirnya kembali melangkah.
berharap semua takkan terulang ...
takkan tersakiti ... maupun menyakiti.
sungguh, aku ingin bersemangat.
namun, menjelang tengah hari malah terkacaukan ...
dengan rajukan, tuduhan ...
sungguh, aku tidak butuh itu.
sudahlah ...
kutarik napas panjang dan dalam,
sebelum akhirnya kembali melangkah.
berharap semua takkan terulang ...
takkan tersakiti ... maupun menyakiti.
Langganan:
Postingan (Atom)