Waw, bantuan sudah datang! Hehehe, emang sudah cukup beberapa saat.
Namun, aku masih belum sepenuhnya lega. Proses pengalihan tugas ternyata tidak mudah ya.
Apa aku yg masih belum rela mengalihkan tugas? Sempat juga hal itu terlintas. Mungkin juga ya ...
Bagaimana lagi? Prosesnya juga tidak sepenuhnya lancar.
Fiuh, aku mulai benar-benar fokus ke bagianku yg 'sebenarnya'. Aiya, kok malah agak malas ya.
Duh, aku mulai terbiasa dengan hal-hal berbau admin. Waiya, tidak boleh terlena nih.
Aku harus memacu energi ke tujuanku semula, cita-cita awal.
Aku pasti bisa!!! Tidak bisa tidak.
Sahabat dan teman-temanku pun sudah mulai meniti di cita-cita mereka, masa' aku masih di sini saja.
Aku harus bisa menyemangati dan memotivasi diri sendiri juga!
Semangat!!! Tetap senyum!!!
17:35
15102008
Rabu, 15 Oktober 2008
Selasa, 14 Oktober 2008
Akhirnya ... Semoga ...
Akhirnya ...
Aku menyadarinya juga
Rantai kenangan itu sudah tak lagi mengikatku
Entah sejak kapan
Dulu sekali (aku mulai lupa)
Aku susah payah mengurai ikatan itu
Hampir gila aku mencobanya
Aku hampir tenggelam ke dalamnya
Sungguh ...
Aku tak mau lagi kembali
Aku ingin melangkah ke sana
Menuju muara kecilku
Semoga saja
Kenangan itu tak mengusikku lagi
Meski mungkin akan singgah sesekali
Tanpa ingin tinggal di dalamnya
13:50
15102008
Aku menyadarinya juga
Rantai kenangan itu sudah tak lagi mengikatku
Entah sejak kapan
Dulu sekali (aku mulai lupa)
Aku susah payah mengurai ikatan itu
Hampir gila aku mencobanya
Aku hampir tenggelam ke dalamnya
Sungguh ...
Aku tak mau lagi kembali
Aku ingin melangkah ke sana
Menuju muara kecilku
Semoga saja
Kenangan itu tak mengusikku lagi
Meski mungkin akan singgah sesekali
Tanpa ingin tinggal di dalamnya
13:50
15102008
Minggu, 12 Oktober 2008
bingung
"Apa yg kamu rasakan?"
Aku tidak tahu. Ya, ya ... aku sudah melewatinya.
Namun, aku tidak tahu perasaanku saat itu ... pun saat ini.
Huah, ya aku tidak tahu apa yang kurasakan.
Tolong ya, jangan tanya lagi.
17.20
13102008
Aku tidak tahu. Ya, ya ... aku sudah melewatinya.
Namun, aku tidak tahu perasaanku saat itu ... pun saat ini.
Huah, ya aku tidak tahu apa yang kurasakan.
Tolong ya, jangan tanya lagi.
17.20
13102008
Minggu, 21 September 2008
Aku Datang, Aku Singgah, Aku Terdiam
Aku sudah ke sana ... akhirnya.
Aku hanya singgah sesaat, tanpa sempat mencari apa yang sempat membuatku terobsesi.
Aku sempat terdiam, tanpa apa pun terlintas di otakku.
Aku benar-benar tidak dapat mengingat nama satu tempat, yang dulu sangat ingin kudatangi.
Aku tak bisa ke sana, karena tak ingat namanya.
Aku hanya bisa menghela napas panjang sambil pelan mendesah,
"Aku sudah datang ..."
Aku tak mendengar apa pun, hanya lirih suara sendiri.
Aku sadar tak bisa mengunjungi dia lagi.
Aku tahu dia sudah tak di sana lagi.
Aku hanya ingin melihat tempat itu saja.
Aku hanya bisa termangu, tanpa kata.
13:50
22092008
Aku hanya singgah sesaat, tanpa sempat mencari apa yang sempat membuatku terobsesi.
Aku sempat terdiam, tanpa apa pun terlintas di otakku.
Aku benar-benar tidak dapat mengingat nama satu tempat, yang dulu sangat ingin kudatangi.
Aku tak bisa ke sana, karena tak ingat namanya.
Aku hanya bisa menghela napas panjang sambil pelan mendesah,
"Aku sudah datang ..."
Aku tak mendengar apa pun, hanya lirih suara sendiri.
Aku sadar tak bisa mengunjungi dia lagi.
Aku tahu dia sudah tak di sana lagi.
Aku hanya ingin melihat tempat itu saja.
Aku hanya bisa termangu, tanpa kata.
13:50
22092008
Rabu, 17 September 2008
hufh
Fiuh ...
Aku hampir saja lupa jika ada tempat itu.
Dulu aku ingin sekali pergi ke sana, meski hanya sebentar ... hanya sekadar singgah.
Semua melarang, keadaan pun tak mengizinkan.
Hingga membuatku terpuruk di sudut ruang.
Kini ...
Aku sudah tak ingat nama tempat itu,
yang dulu begitu ingin kusinggahi.
Mengapa sekarang tempat itu malah memanggilku?
Haruskah kujawab panggilan itu?
13:30
18092008
Aku hampir saja lupa jika ada tempat itu.
Dulu aku ingin sekali pergi ke sana, meski hanya sebentar ... hanya sekadar singgah.
Semua melarang, keadaan pun tak mengizinkan.
Hingga membuatku terpuruk di sudut ruang.
Kini ...
Aku sudah tak ingat nama tempat itu,
yang dulu begitu ingin kusinggahi.
Mengapa sekarang tempat itu malah memanggilku?
Haruskah kujawab panggilan itu?
13:30
18092008
Senin, 15 September 2008
Menuju Muara
Akhirnya ...
Sungai kecil itu menuju muaranya,
muara yang tidak luas, mungkin juga tidak jernih.
Namun, sungai tak juga ingin berhenti
atau membelokkan arah alirannya.
Akhirnya ...
Sungai itu pernah tenang, pernah pula beriak.
Namun, sungai tetap mengalir ...
menuju arah muaranya.
Muara yang selalu menanti dengan tenang.
13:00
16082008
Sungai kecil itu menuju muaranya,
muara yang tidak luas, mungkin juga tidak jernih.
Namun, sungai tak juga ingin berhenti
atau membelokkan arah alirannya.
Akhirnya ...
Sungai itu pernah tenang, pernah pula beriak.
Namun, sungai tetap mengalir ...
menuju arah muaranya.
Muara yang selalu menanti dengan tenang.
13:00
16082008
Selasa, 09 September 2008
the messenger
kamu mau jadi orang benar atau orang baik?
waks! pertanyaan yang tidak bisa cepat kujawab sore itu.
aku sedang bercerita tentang pekerjaanku yang sedang fullspeed.
lalu, pertanyaan itu diucapkannya. saat keningku berkerut, ada penjelasan selanjutnya.
orang benar itu sesuai aturan yang berlaku, sedangkan orang baik itu pasti memikirkan perasaan orang lain. nah loh!
apa yang kukerjakan saat ini sedang dalam persimpangan. mana yang harus kupilih?
tidak nyaman rasanya berada di tengah-tengah. aku bukan pelaksana, tapi juga bukan pengambil keputusan. aku hanyalah the messenger, 'penyampai pesan'. aku tak punya hak membuat pesan itu. ah, apakah memang harus seperti ini? tidak adakah yang bisa kulakukan?
apakah kebimbangan seperti ini bisa membuatku berhenti?
sungguh, aku ingin menjadi orang baik yang berbuat benar ... atau orang benar yang berbuat baik?
09092008
16:10
Langganan:
Postingan (Atom)